Refleksi Pancasila Sebagai Filsafat


Filsafat berasal dari kata yunani yaitu philosophia yang artinyacinta/mencintai.Sejarah filsafat dimulai pada zaman yunani karena pada zaman tersebut muncul pemikiran.Pada zaman pra socratersegala sesuatu haldikaitkan dengan mitos.Filsafat yaitu berpikir secara dalam.Karena adanya suatu hal yang membuat filafat menjadi bimbang.Filsafat juga sebagai suatu cabang dari induk ilmu.Orang yang telah mempelajari filsafat akan menjadi orang bijaksana karena mereka telah berpikir secara mendalam.

Pancasila sebagai filsafat mempunyai arti bahwa suatu nilai bersumber dari penjabaran norma-norma.Dibalik itu juga adanya pemikiran yang kritis, rasional,mendasar.Oleh karena tu pemikiran filsafat menjadi suatu nilai yang mendasar bagi kehidupan manusia dalamberbangsa dan bernegara.

 Dalam belajar filsafat harus mempunyai 3 landasan:
1.Ontologis -> suatu objek
Bidang ontologis menyelidiki tentang makna yang ada (eksistensi dan keberadaan) manusia, benda, alam semesta (kosmologi), metafisika. Secara ontologis, penyelidikan Pancasila sebagai filsafat dimaksudkan sebagai upaya untuk mengetahui hakikat dasar dari sila-sila Pancasila.

2.Epistemologis ->cara mendapatkannya
Secara epistemologis kajian Pancasila sebagai filsafat dimaksudkan sebagai upaya untuk mencari hakikat Pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan.
Pancasila sebagai sistem filsafat pada hakikatnya juga merupakan sistem pengetahuan. 


3.Aksiologis ->pemanfaatan,ada sesuatu yang dituju.
Sila-sila Pancasila sebagai suatu sistem filsafat memiliki satu kesatuan dasar aksiologis, yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada hakikatnya juga merupakan suatu kesatuan. Aksiologi Pancasila mengandung arti bahwa kita membahas tentang filsafat nilai Pancasila.

Komentar